Wawasan demokrasi Pilpres

 JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Presiden, Arsjad Rasjid menekankan pentingnya pemilihan umum (Pemilu) 2024 berjalan dengan riang gembira.

Ia mengatakan, tak ingin pemilu tahun depan berjalan dengan nuansa yang panas karena berbagai konflik.

"Saya ingin mengundang semuanya. Kalau ini kita semuanya asik-asik aja. Jangan dibikin-bikin seram-seram. Kalau ini kan pesta, pesta demokrasi. Jadi jangan dibikin seram-seram ya. Mohon juga teman-teman media mengatakan itu, happy-happy," kata Arsjad saat ditemui di Rumah Aspirasi Relawan Ganjar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (6/10/2023).

Arsjad kemudian mengajak semua pihak untuk pintar dalam memilih sosok bakal calon presiden pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Menurutnya, sosok yang dipilih harus bisa melanjutkan apa yang sudah dilakukan pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. "Jadi jangan salah pilih. Mohon dipikirkan karena masa depan Indonesia itu to be or not to be untuk Indonesia ke depan, itu adalah tantangan kita," ujar Arsjad. Ia kemudian, berharap peran serta anak muda untuk ikut memilih. Sebab, mereka juga sangat menentukan masa depan Indonesia. Utamanya, untuk menyambut Indonesia emas 2045.

Arsjad kemudian mengajak semua pihak untuk pintar dalam memilih sosok bakal calon presiden pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+ Menurutnya, sosok yang dipilih harus bisa melanjutkan apa yang sudah dilakukan pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. "Jadi jangan salah pilih. Mohon dipikirkan karena masa depan Indonesia itu to be or not to be untuk Indonesia ke depan, itu adalah tantangan kita," ujar Arsjad. Ia kemudian, berharap peran serta anak muda untuk ikut memilih. Sebab, mereka juga sangat menentukan masa depan Indonesia. Utamanya, untuk menyambut Indonesia emas 2045. Baca juga: Buka Pintu Jusuf Kalla Gabung TPN, Ganjar: Kalau Beliau Berkenan Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+ Arsjad lantas mengungkapkan sosok yang dipilihnya sebagai bakal capres tahun 2024 adalah Ganjar Pranowo. Tetapi, ia tidak mengajak semua ikut pada pilihannya. "Setiap orang mempunyai hak untuk memilih, tapi itu (Ganjar) adalah hak pilih saya," katanya. Sebagai informasi, hingga kini masih mengemuka tiga nama bakal capres, yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan. Masing-masing bakal capres juga sudah didukung oleh sejumlah partai politik. Sementara itu, pembukaan pendaftaran pasangan calon (Paslon) presiden dan wakil presiden di Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan dimulai pada 19-25 Oktober 2023.


Komentar